LADANG CINTA
Arakan awan hitam semakin berkumpul dilangit biru
pertanda hujanpun serasa terus mengusik
selusur magma kabut seakan terus mendekat
menepi dilapisan lembut dinding langit biru
rambahan sang surya menjauh perlahan menuju senja
pucuk pucuk cemara di atas gunung berdesir lirih
seakan gundah akan mendung yang bergelayut didinding langit
mata burung elang yang seakan memancarkan kehausan akan air-air cinta....
debu-debu bumipun terus menempel dihijau daun-daun cemara
Resah akan semua tentang cinta mengulum cakrawala
desiran ombak dilaut seakan ikut merasakan kegelisahan
pasir menggeliat akan panasnya mentari menyirami bumi
uap lautpun melesat keangkasa berkumpul
menunggu tiupan sang bayu yang akan merubahnya menjadi tetesan air langit yang jatuh kebumi.....
Bumipun menunggu kesejukkan yang selama ini diselimuti kegersangan
kepakkan sayap-sayap elang yang berhamburan melayang tak tentu arah
seakan bumi enggan menyapanya.......
Ladang cinta yang gersang kini terhampar
hijau dan terbalut warna pelangi yang datang menyinari bumi ketika hujan berhenti dan pergi
Buih-buih Rindu tumbuh subur bersama pupuk kasih suci
yang menjelma sebuah tanaman keindahan yang tercipta
antara cinta tulus dan Rindu suci
karna cinta adalah sesuatu yang suci dan indah.........
Tuhan menciptakan cinta ada bukan untuk di Nodai atau Ternodai
Rawatlah cinta kau punya dengan sepenuh hati dan Jiwa
tanpa mengurangi kesucian yang ada.........
Komentar
Posting Komentar